Sabtu, 22 September 2012

penelitian kacang kapri


LAPORAN PENELITIAN
BAB I
1)      Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh factor dari dalam ( internal ) dan factor dari luar atau lingkungan ( eksternal ). Factor internal ditentukan oleh gen dan hormone yang ada dalam tubuh. Di dalam gen, terkandung sifat keturunan yang dapat diturunkan pada keturunannya. Selain itu, gen juga berfungsi mengontrol reaksi kimia di dalam sel, misalnya sintesis protein. Pembentukan protein yang merupakan bagian dsar penyusun tubuh tumbuhan dikendalikan oleh gen secara langsung. Dengan kata lain, gen dapat mengatur pola pertumbuhan melalui sifat yang diturunkan dan sintesis yang dikehendaki.
Selain gen, hormone juga mempunyai peranan yang sngat penting untuk pertumbuhan. Beberapa hormone yang telah dikenal sebagai hormone pertumbuhan, antara lain auksin, sitokinin dan giberelin.
Factor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, antara lain makanan ( nutrisi ), air, suhu, kelembapan, oksigen dan cahaya.
Kita telah mengetahui factor-faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dalam tumbuhan. Disini kita akan membahas bagaimana factor matahari dalam mempengaruhi pertumbuhannya.

2)      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, dapat dirumuskan permasalahannya sebagai berikut.
a.       Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kecambah?

3)      Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan di atas, tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah :
a.       Mendeskripsikan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kecambah.

4)      Identifikasi Masalah
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, hal-hal yang diidentifikasikan adalah :
a.       Mengidentifikasikan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kecambah.

5)      Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut.
a.       Bagi peneliti, akan mendapatkan ilmu baru bagaimana pertumbuhan kacang kapri yang sebenarnya.
b.      Akan mengetahui bagaimana bentuk tanaman dari kacang kapri tersebut.
c.       Akan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kacang
BAB II

1)    Tinjauan Pustaka
?Kapri
Kapri di kebun
Kapri di kebun
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Upafamili:
Bangsa:
Genus:
Spesies:
P. sativum
Pisum sativum
L.
Kapri
Kapri atau kacang kapri (Pisum sativum L. ssp. sativum, suku polong-polongan atau Fabaceae)
Adalahsejenis tumbuhan sayur yang mudah dijumpaidi pasar-pasar tradisional Indonesia. Kapri termasuk dalam golongan sayur buah, artinya buahnya yang dimakan sebagai sayur dan tidak digolongkan sebagai buah-buahan, seperti juga tomat atau cabai. Buah ini, yang bertipe polong (legume), dipanen ketika masih muda dan bijinya belum berkembang penuh, sehingga berbentuk pipih dan masih lunak. Jika terlalu tua dipanen polong kapri berserat tebal dan tidak nyaman lagi untuk dikonsumsi.
Kapri masih satu jenis dengan ercis (kadang-kadang dicampuradukkan) dan termasuk salah satu sayuran yang paling dini dikonsumsi manusia. Terdapat beberapa bukti budidaya di wilayah perbatasan Thailand dan Myanmar 12 ribu tahun yang lalu.[1]. Tumbuhan kapri, yang tumbuh baik didataran tinggi, tumbuh merambat sehingga memerlukan penopang dalam budidayanya. Di Indonesia ia biasanya ditopang dengan tongkat-tongkat tipis dari bambu.
Ada dua tipe kapri yang agak berbeda meskipun keduanya dapat dimakan polongnya secara keseluruhan. Yang pertama adalah yang berbiji pipih dan dikenal sebagai snow pea (Kelompok budidaya axiphium). Tipe ini populer di Indonesia. Tipe yang kedua adalah yang berbiji bulat dan dikenal sebagai snap pea atau sugar snap pea (Kelompok macrocarpum).
Masakan yang menggunakan kapri kebanyakan adalah makanan dengan pengaruh Tiongkok, seperti nasi gorengCapcay juga sering dilengkapi dengan kapri. Sayur kapri juga dapat ditumis atau menjadi salah satu bahan dari sup.
PERTUMBUHAN TANAMAN
Pertumbuhan tanaman merupakan hasil interaksi yang kompleks antara faktor internal (dalam) dan Eksternal (luar). Faktor internal meliputi faktor intrasel (sifat genetik,/hereditas) dan intersel (hormonal dan enzim).Faktor eksternal meliputi air tanah dan mineral, kelembapan udara,  suhu udara, cahaya dan sebagainya.

Faktor internal yang mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman:

1).Sifat Menurun atau hereditas
Ukuran dan bentuk tumbuhan banyak dipengaruhi oleh faktor genetik. Faktor genetik dapat digunakan sebagai dasar seleksi bibit unggul.

2).Hormon Pada
Tumbuhan
Hormon merupakan hasil sekresi dalam tubuh yang dapat memacupertumbuhan, tetapi adapula yang dapat menghambat pertumbuhan . Hormon-hormon pada tumbuhan yaitu auksin, giberilin, gas etilen, sitokinin, asam absisat dan kalin.

Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman:

1).Cahaya
Matahari
Cahaya jelas pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman. Cahaya merupakan sumber energi untuk fotosintesis. Daun dan batang tumbuhan yang tumbuh ditempat gelap akan kelihatan kuning pucat. Tumbuhan yang kekurangan cahaya menyebabkan batang tumbuh lebih panjang, lembek dan kurus, serta daun timbul tidak normal. Panjang penyinaran mempunyai pengaruh khusus bagi pertumbuhan dan reproduksi tumbuhan. 

2).Temperatur.
            Temperatur mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tumbuhan. Perubahan temperatur dari dingin atau panas mempengaruhi kemampuan fotosintesis , translokasi, respirasi, dan transpirasi. Jika temperatur terlalu dingin atau terlalu tinggi pertumbuhan akan menjadi lambat atau terhenti sama sekali. Pada beberapa tumbuhan apabila lingkungan, air , temperatur, dan cahaya tidak memungkinkan untuk tumbuh

3).Kelembaban Atau Kadar Air
Tanah dan udara yang kurang lembab umumnya berpengaruh baik terhadap pertumbuhan karena meningkatkan penyerapan air dan menurunkan penguapan atau transpirasi.

4).Air dan Unsur Hara
            Air merupakan senyawa yang sangat penting bagi tumbuhan. Fungsi air antara lain sebagai media reaksi enzimatis, berperan dalam foto sintesis, menjaga turgiditas sel dan kelembapan. Kandungan air dalam tanah mempengaruhi kelarutan unsure hara dan menjaga suhu tanah. Tanaman ,menyerap unsur hara dari media tempat hidupnya, yaitu dari tanah ataupun dari air. Unsur hara merupakan salah satu penentu pertumbuhan suatu tanaman baik atau tidaknya tumbuhan berkembangbiak.

2)      Hipotesis Penelitian
1.      Kacang akan mengeluarkan tunas awal yang arahnya ke bawah untuk membentuk akar. Yang bagian atas akan tumbuh ke arah cahaya matahari membentuk tumbuhan yang baru.
2.      Tanaman yang hidup ditempat terang, pasti tanamannya akan subur. Tingginya akan cepat.
3.      Sedangkan tanaman yang hidup ditempat gelap, tanaman tersebut pertumbuhannya akan sangat lambat dibandingkan ditempat yang terang.

BAB III

1)    Hasil Penelitian & Pembahasan
No
Cahaya
Pertumbuhan Kecambah


Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
Jumlah
Rata-rata
1
Terang
0
0
0
3
6
12
18
39
5,6
2
Gelap
0
0
0
4
8
21
27
60
8,6

Keterangan :
1.      Angka 0 (nol) menandakan tanaman belum bisa di ukur.
2.      Dari lima tanaman yang ditanam, hanya 3 yang dapat hidup.
Dokumentasi Tanaman dari Hari ke Hari

Kita lihat perbedaan secara seksama.

hari pertma penanaman..jpg                             
Gambar 0.1 Hari Pertama Penanaman    

hari ke 2.jpg                                                  hari ke 2 dtmpt glap.jpg    
Gambar 0.2 Hari Kedua Ditempat Terang                               Gambar 0.3 Hari Kedua Ditempat Gelap

ke 3 trang.jpg                                                     ke 3 glap.jpg
Gambar 0.4 Hari Ketiga Ditempat Terang                               Gambar 0.5 Hari Ketiga Ditempat Gelap
Kita lihat sudah mulai tumbuh tunas baru dikedua tempat.

ke 4 trang.jpg                                                     ke 4 glap.jpg
Gambar 0.6 Hari Keempat Ditempat Terang                           Gambar 0.7 Hari Keempat Ditempat Gelap

Ke 5.JPG                            Ke 5 glap.JPG
Gambar 0.8 Hari Kelima Ditempat Terang                              Gambar 0.9 Hari Kelima Ditempat Gelap

Ke 6.JPG                           Ke 6 glap.JPG
Gambar 0.10 Hari Keenam ditempat Terang                           Gambar 0.11 Hari Keenam Ditempat Gelap

I110101001.JPG                             I110100991.JPG
Gambar 0.12 Hari Ketujuh Ditempat Terang                           Gambar 0.13 Hari Ketujuh Ditempat Gelap

Pembahasan
            Kita sudah lihat hasil penelitiannya di atas, untuk ditempat terang rata-rata tumbuh perhari adalah 5.6 cm sedangkan ditempat gelap rata-rata perhari 8.6 cm (dihitung dari hari keempat).
            Sebelum ditanam kacang direndam dahulu selama 12 jam. Ciri-ciri kacang setelah direndam :
1.      Kacang berubah ukuran menjadi besar
2.      Warna kacang sebelum perendaman merah tua, setelah direndam warnanya akan pudar
Kegunaan dari perendaman tersebut adalah :
1.      Mempercepat pertumbuhan tanaman.
2.      Mempermudah tumbuhnya tunas baru di dalam kacang.
Kita lihat dari hari ketiga, tanaman baru sudah mulai menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan. Pertumbuhan sangat cepat terjadi di daerah yang tempatnya lebih gelap. Jika dipikir-pikir tidak mungkin di tempat yang gelap pertumbuhannya lebih cepat dari yang ditempat terang (adanya cahaya matahari).
Tetapi, ayo kita lihat ciri-ciri tanaman yang ada dikedua tempat ini.
a.       Ditempat terang dihari ketujuh
1)      Warna tanamannya hijau
2)      Walaupun lebih pendek dari yang ditempat gelap, daunnya terlihat lebar dan warnanya segar.
b.      Ditempat gelap dihari ketujuh
1)      Warna tanamannya hijau pucat
2)      Lebih tinggi dari yang ditempat terang. Lihat Gambar 0.13
3)      Daunnya tidak melebar, hanya kuncup.
Jelaskan perbedaannya? Ternyata, matahari berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dari suatu tanaman. Eitss, tetapi bukan hanya itu. Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu tumbuhan saling berkesinambungan satu sama lain. Bayangkan, walaupun tanaman kita titempatkan ditempat yang terang tetapi kelembapan tanamannya kurang alias kering. Tanaman tersebut bisa juga akan mati karena kepanasan. Unsur hara juga sngat penting. Pilihlah tanah yang punya unsur haranya. Contoh, tanah bekas sampah atau tanah bekas bakaran sampah. Tanah tersebut sangat cocok buat segala jenis tanaman. Karena kualitas tanahnya yang sangat baik.



BAB IV

a)      Kesimpulan
1)      Kesuburan suatu tanaman, bukan dilihat dari seberapa tinggi tanaman tersebut. Tetapi dilihat dari warna tanaman itu, dan juga seberapa banyak daun yang tumbuh.
2)      Semua faktor saling bergantungan satu sama lain.
Jawablah pertanyaan sebagai berikut.
1.      Jelaskan mana yang merupakan
a.       Variable bebas  : Sinar matahari mempengaruhi pertumbuhan kacang kapri. Jadi yang sebagai variabel bebas adalah kacang kapri
b.      Variable terikat : Pertumbuhan kacang kapri dipengaruhi oleh sinar matahari. Jadi, yang sebagai variabel terikat adalah sinar matahari.
2.      Apakah hipotesismu terbukti? Jika tidak jelaskan apa perbedaannya?
Hanya beberapa saja yang terbukti. Yang tidak terbukti adalah hipotesis kami yang “Tanaman yang hidup ditempat terang, pasti tanamannya akan subur. Tingginya akan cepat. Sedangkan tanaman yang hidup ditempat gelap, tanaman tersebut pertumbuhannya akan sangat lambat dibandingkan ditempat yang terang. “
Dilihat dari hasil penelitiannya, ternyata tanaman yang hidup ditempat yang lebih gelap, pertambahan tingginya sangat cepat dibandingkan di tempat yang terang. Yang membedakannya adalah warna dari tumbuhannya dan daun yang menguncup bila ditempatkan ditempat gelap.

3.      Buatlah grafik pertumbuhan dari hasil penelitianmu.


4.      Bagaimana hasil kesimpulanmu tentang pengaruh factor cahaya ( matahari ) dan perkecambahan biji?
Hasil kesimpulan kami adalah :
1)      Tanpa cahaya ( matahari ) tumbuhan tidak dapat tumbuh subur. Karena hanya dengan cahaya matahari, tumbuhan bisa melakukan fotosintesis.